?Tekor; Jaman dulu sangat jarang kita mempergunakan piring sebagai tempat makan. Bisanya pedagang makanan membuat semacam tempat yang terbuat dari daun pisang untuk alas makan. Tempat makan yang dibuat menyerupai piring dari daun pisang inilah yang disebut dengan tekor.  Seperti Tekor Nasi, Tekor Bubuh, dll

?Kekeb; Tutup yg terbuat dari bahan tanah liat, seperti tutup panci, untuk menutup saat mengukus nasi atau kue

?Lumur; Waktu saya kecil dulu, gelas sangat jarang ada dan harganya waktu itu cukup mahal. Dulu orang tua saya sering menyebut gelas dengan Lumur. Sekarang tak ada lagi yang bilang Lumur.  Lumur itu sama dengan Gelas untuk minum

?Penggak; Warung di pinggir jalan yang pada jaman dahulu banyak terdapat di desa-desa. Warung ini hanya berbentuk rumah gubuk dengan tiyang empat buah bambu, beratapkan daun kelapa/klangsah ataupun dari atap jerami

?Emblong; Semacam baskom, bahannya terbuat dari plat besi, tapi ukurannya lebih besar dari baskom

?Gebeh; Bak penampungan air yang terbuat dari tanah liat atau semen, yang ditaruh di dalam dapur. Air yang ditampung di gebeh ini dipergunakan untuk masak dan cuci piring

?Jun; Tempat air atau tempayan yang terbuat dari tanah liat atau gerabah, yang ukurannya berdiameter sekitar 30 cm . Fotodue:@yoga_bali #infobudayabali #BaliyangBali Dumogi bermanfaat ngiring ditambahi jika ada semeton yg ingin share istilah-istilah kuno diBali