*Sejarah Topeng* Topeng atau pererai sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, pementasan topeng digunakan sebagai seni pementasan yang menceritrakan ceritra klasik Ramayana Mahabrata hingga ceritra-ceritra Babad. Bahan dan Jenis kayu yang biasanya digunakan sebagai bahan topeng antara lain dari kayu "kenanga dan pule." Jenis-jenis topeng tersebut antara lain secara umum topeng ada 2 macam yaitu topeng bungkulan (topeng yang menutup seluruh wajah) dan topeng sibakan (topeng yang hanya menutupi sebagian wajah sehingga memungkinkan pemerannya berdialog dalam memainkannya). Menurut tokoh yang diperankan topeng terbagi menjadi topeng pangelembar(topeng keras dan topeng tua), topeng penasar (abdi kerajaan), topeng ratu (raja/ratu bangsawan), topeng bondres (rakyat). Sedangkan dari segi dramatari yang dimainkan topeng dibagi lagi menjadi : Topeng pajegan : topeng yang dimainkan oleh satu orang,Topeng panca : topeng yang bisa dimainkan oleh 4 sampai 5 orang sesuai dengan peran dan karakter yang dimainkan Topeng prembon : yang menampilkan campuran tokoh seperti dalam kesenian arja/bondress ada pula jenis topeng yang khusus, seperti topeng Calonarang, topeng jauk, dan topeng telek. Topeng Calonarang memperlihatkan sosok menyeramkan, bertaring, dan mata membelalak yang menjadi simbolisasi kejahatan. Topeng jauk berbentuk peralihan antara manusia serta raksasa yang berwatak kasar, merepresentasikan makhluk yang membantu Barong dalam menghadapi rangda. Seperti halnya jauk, telek merupakan sekutu dari Barong, tetapi berupa sosok dengan wajah dan watak yang halus . Foto due :@ardibebangkan Sumber : Mengenal Jenis Tari & Tabuh . #infobudaya #balitahubali #topengbali #kesenian