Tokoh Ir.I Gusti Ngurah Bagus Muditha atau dikenal dengan sebutan Turah Pemayun Kesiman. Kali ini kami ingin mengenalkan seorang tokoh undagi Bali (arsitek) dengan karya beliau adalah “Tata Titi Bali.” Bagaimana menjadi orang “Bali yang Bali” Kami (infobudayabali) berhasil mewawancarai beliau,ada pun rangkuman wawancara yang kami simpulkan antara lain: Apapun yg dilakukan orang BALI selalu berpedoman pada tiga hal: 1.Tri Hita Karana Orang Bali selalu menjaga keharmonisan Hubungan dengan SangHyang Dumadi (sang pencipta),antar sesama manusia dan kemudian dengan lingkungan alam semesta. Dengan Sang Hyang Dumadi dibangunkanlah pelinggih (merajan), dengan Manusia dibangunlah bale Banjar (tempat berkumpulnya kelompok masyarakat), kemudian dengan lingkungan orang bali selalu memiliki halaman belakang yang jaman dulu dikenal dengan nama “tebe”(kebun) yang merupakan Paru-paru atau sirkulasi pekarangan atau natah 2.Tri Kaya Parisuda Saat kelahiran kita ditempatkan diselatan yg disebut Bale Delod, kemudian saat dewasa kita ditempatkan di Bale Dauh , merupakan simbol dari mulainya di pangku sebuah tanggung jawab besar dalam mengejar Dharma dan Arta, kemudian di saat mulai mengejar kebijakan kita akan berada di Bale Daje, saat itu kita sudah mulai membangun diri persiapan pendekatan kepada SangHyangDumadi ,kemudian Bale Dangin merupakan tempat suci melaksanakan kegiatan manusia yadnya, atas dasar inilah kita diwarisi Etika untuk berfikir,berkata dan berbuat baik yang tidak menyakiti semua mahluk. 3.Tat Twam Asi Sesungguhnya atman itu bersumber dari Parama atma atas dasar itu orang bali menjaga dan memperlakukan orang lain seperti dirinya sendiri. . #infobudayabali #baliyangbali